Wednesday, April 24Selamat Datang di aralar.net

Beberapa Negara Yang Doyan Berjudi Bola Online Dan Casino

Setiap manusia yang beruntung di seluruh dunia bisa dipastikan begitu mempercayai takhayul yang ada di meja taruhan. Sekarang ini, industri perjudian sedang berkembang di sebagian negara. Katakanlah taruhan olahraga, mesin slot, lotre, Roulette, Poker – setiap negara kelihatannya menikmati beberapa jenis perjudian. Sejak dilakukan resesi global pada tahun 2008, persentase pendapatan masyarakat yang digelontorkan diatas meja perjudian menurun secara signifikan. Akan tetapi, bagi sejumlah negara, industri perjudian masih mengalami peningkatan.

Melalui postingan artikel ini, saya akan membuat daftar negara yang doyan berjudi – mulai dari peringkat terendah hingga tertinggi (berdasarkan kerugian tahunan per orang). Sejumlah daftar negara yang saya masukkan dibawah mungkin akan membuat anda terkejut.

Negara manakaha yang doyan berjudi? Dibawah ini sudah saya sajikan 10 daftar negara yang doyan berjudi.

10. Spanyol – total kerugian perorangan US$ 418/tahun

Taruhan olahraga menjadi permainan favorit bagi para penjudi di Spanyol. Meskipun sulit untuk memperkirakan hal ini dengan tepat, sekitar 60-65% tawaran di pasar beralih ke taruhan olahraga, dan sisanya dibagi diantara permainan kasino dan Poker. Dengan diperkenalkannya hukum pelarangan rokok yang begitu masif di tahun 2011 dan dikeluarkannya resesi di tahun 2008 hingga 2013, industri perjudian sedikit terpuruk, namun Spanyol tetap saya masukkan ke dalam daftar ini dengan total kerugian perorangan sebesar US$ 418/tahun. Pemerintah Spanyol mendapatkan uang dari kecanduan judi yang melanda di negara tersebut; mereka bahkan mengenakan pajak 20% atas hadiah lotre senilai lebih dari € 2.500.

9. Yunani – total kerugian perorangan US$ 420/tahun

Selama beberapa tahun terakhir, Yunani sempat terpuruk karena menderita kesulitan ekonomi. Namun, tahun lalu, warga Yunani menderita kekalahan sebesar US$ 2,3 miliar diatas meja perjudian. Hal ini mewajibkan pemerintah Yunani untuk memprivatisasi aset negaranya. Berjuang untuk memulihkan kondisi ekonomi di negaranya, pada Agustus lalu, Yunani menjual perusahaan perjudian yang dikuasai oleh pemerintah setempat yaitu OPAP (Greek Organisation of Football Prognostics S.A.) yang dulu memiliki monopoli atas industri perjudian di negara ini.

Saat ini, grup gabungan Ceko-Yunani, Emma Delta memegang saham sebesar 33%.

8. Norwegia – total kerugian perorangan US$ 448/tahun

norwegia

Untuk sebagian besar warga di Norwegia, aksi perjudian dianggap ilegal. Industri perjudian di negara ini sangat diatur ketat oleh pemerintah, dimana mereka hanya mengoperasikan 2 perusahaan saja – Norsk Tipping dan Norsk Rikstoto – yang diijinkan untuk menawarkan layanan taruhan dan perjudian ke warga Norwegia.

Sejak 2010, pemerintah Norwegia bahkan telah memperkenalkan undang-undang yang mewajibkan bank-bank di Norwegia untuk menolak para nasabahnya yang menggunakan kartu bank-nya di operator kasino di seluruh dunia. Hal ini berlaku untuk perjudian yang berbasis darat maupun online. Jadi, bagaimana saya bisa memasukkan Norwegia ke dalam daftar ini? Para penjudi di Norwegia yang telah menentukan dan menemukan caranya dalam menolak undang-undang ini ternyata menggunakan jasa kasino di negara lain untuk menyalurkan hobi mahalnya.

7. Hong Kong – total kerugian perorangan US$ 503/tahun

Pemerintah Hong Kong berusaha menyediakan aksi perjudian sosial di gerai yang berwenang dan diatur. Aksi perjudian dianggap legal jika warganya menggunakan jasa yang disediakan dari Hong Kong Jockey Club yang memungkinkan warga Hong Kong untuk bertaruh pada balapan kuda, pertandingan sepakbola, dan lotre nasional. Klub ini adalah satu-satunya klub yang memberikan penghasilan pajak terbesar di Hong Kong, dan digadang-gadang sebagai perusahaan judi terbesar. Pemerintah setempat telah menemukan ide bahwa industri perjudian sangat menguntungkan wilayahnya, dan mengklaim pajak atas semua kemenangan. The Economist juga melaporkan bahwa sesuati data H2 Gambling, warga Hong Kong mayoritas merupakan penjudi online terbesar – total kerugian sebesar 3,3% berasal dari aksi perjudian online di tahun 2011.

6. Italia – total kerugian perorangan US$ 517/tahun

Italia baru-baru ini melihat aksi perjudian yang meningkat secara signifikan di negaranya, dan saat ini mereka menjadi pasar perjudian terbesar di Eropa. Satu dekade yang lalu, persyaratan tentang industri perjudian di Italia dirasa tenang secara signifikan, yang diduga telah mendorong peningkatan aktifitas sekitar 20 kali lipat di seluruh negeri sejak saat itu.

Sebuah artikel yang baru-baru ini diterbitkan oleh New York Times menunjukkan bahwa Pavia sebagai kota yang sangat terpengaruh oleh tren perjudian, memperkirakan bahwa ada satu terminal video lotre atau 104 unit mesin slot di kota yang memiliki populasi sebanyak 68.300 orang. Namun, tampaknya beberapa warga disana merasa tidak puas dengan munculnya aksi perjudian; sejumlah demo anti-mesin slot telah dilakukan sejak awal tahun 2014, dan sejak Oktober 2013, 6 wilayah telah mengeluarkan hukum untuk mengekang aksi perjudian dan untuk membantu para pecandu judi dalam mengelola kebiasaan judinya.

5. Finlandia – total kerugian perorangan US$ 553/tahun

Di Finlandia, aksi perjudian dilakukan sebagai aksi monopoli kebangsaan yang terbagi dalam 3 organisasi yang pendapatannya dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kembalinya Ray menuju organisasi kemasyarakatan dan perawatan kesehatan; Veikkaus Oy – Lotre Nasional di Finlandia, mengalokasikan pendapatannya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, seni, olahraga, budaya dan pekerjaan sains di Finlandia; dan pendapatan dari Fintoto Oy dialokasikan untuk pengembangan peternakan kuda dan pacuan kuda.

Daripada mencoba untuk mengekang kebiasaan ini, pemerintah Finlandia berusaha untuk melakukan pengerjaan ulang dan mendapatkan penghasilan dari industri perjudian yang dinilai sangat menguntungkan. Pekan lalu, pemerintah menggariskan sebuah kebijakan ekonomi baru dengan maksud untuk memperkenalkan langkah-langkah baru yang akan memperkuat monopoli perjudian nasional dan kelompok pemantau dalam dunia digital diwajibkan memperkenalkan dirinya untuk menganalisis cara-cara mencegah perjudian ilegal dan semua operasi yang melanggar Undang-Undang Lotre di Finlandia.

4. Kanada – total kerugian perorangan US$ 568/tahun

Meskipun aksi perjudian legal dapat ditemukan dengan mudah di Kanada, masing-masing 10 provinsi di negara ini mempunyai peraturan perjudiannya sendiri. Poker, taruhan olahraga, dan aksi perjudian yang berhubungan dengan keterampilan tampaknya merupakan favorit bagi para penjudi Kanada. Melihat total kerugian yang begitu besar ini, dunia perjudian dianggap begitu vital guna mendongkrak perekonomian Kanada dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pemerintah Kanada meminta semua kasinonya untuk mematuhi kebijakannya secara ketat, dan saat ini mereka sedang dalam proses untuk memperkenalkan peraturan tersebut didalam kasino berbasis online. Pemerintah ingin memasukkan klausul sehingga semua kasino berbasis online dapat menerima Proceeds of Crime and Terrorist Financing Act (PCTFA). Hal ini menimbulkan sejumlah kontroversi dengan beberapa kritikus perjudian yang mempertanyakan, apakah pemerintah Kanada dapat menambahkan biaya birokrasi untuk mengoperasikan situs perjudian online di Kanada sehingga dapat mengusir persaingan asing.

3. Irlandia – total kerugian perorangan US$ 588/tahun

Kelihatannya kepercayaan pada “keberuntungan orang Irlandia” masih berlaku kuat bagi kalangan penjudi Irlandia. Tentunya, walaupun kasino dianggap ilegal di mata hukum Irlandia, namun negara ini mengijinkan klub swasta untuk menawarkan fasilitas kasino, yang membuat industri ini berkembang cepat. Taruhan olahraga PaddyPower adalah bandar judi terbesar di Irlandia dan merupakan salah satu perusahaan judi pertama yang berbasis online dan saat ini dianggap sebagai perusahaan paling berhasil di seluruh dunia. Meskipun kehadiran aksi perjudian online begitu digandrungi, warga Irlandia tampaknya lebih menyukai aksi perjudian berbasis darat: pada tahun 2012, penghasilan dari pasar ritel PaddyPower ternyata lima kali lebih besar daripada yang berbasis online.

2. Singapura – total kerugian perorangan US$ 1.174/tahun

Sejak tahun 2005, Singapura telah mengijinkan aksi perjudian berbasis darat namun dibatasi, dan pada tahun 2010, mereka memperkenalkan dua kasino – Marina Bay Sands dan Resorts World Sentosa. Kedua kasino ini dirancang untuk menarik wisatawan yang diijinkan masuk secara gratis, namun dengan upaya pemerintah untuk mencegah kecanduan perjudian, penduduk setempat diwajibkan untuk membayar biaya masuk sebesar US$ 100.

Namun tampaknya, upaya pemerintah dinilai tidak efektif karena terbukti bahwa warganya mengalami total kerugian perorangan sebesar US$ 1.174/tahun. Desember lalu, pemerintah setempat mengumumkan upayanya untuk membatasi akses ke platform internet. Sebagai jawabannya, operator lotre Singapore Pools berharap bisa meluncurkan situs perjudian lisensi penuh pertama yang berbasis di Singapura.

1. Australia – total kerugian perorangan US$ 1.288/tahun

Dengan ekonomi yang kuat dan terus berkembang, 80% warga Australia terlibat didalam sejumlah aksi perjudian. Hal ini membawa Australia berada di puncak didalam daftar ini sebagai negara yang doyan berjudi di dunia – dengan total kerugian perorangan yang terbilang besar. Kemenangan perjudian tidak dikenakan pajak di Australia, memberikan insentifitas lebih besar kepada warganya untuk terus bergelut aksi ini. Operator perjudian dikenakan pajak yang ketat, dengan pemerintah wilayah bagian dan teritori mendapatkan sekitar 10% atau lebih dari pajak perjudian yang dilegalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *